Indriyana Saputri

Sumber : http://genkacyber-pkp.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-efek-bintang-keren-pada.html#ixzz2SUeRMS1N


A. PENJAJAHAN BELANDA DI INDONESIA
1. Jatuhnya Daerah-Daerah di Wilayah Nusantara ke dalam Kekuasaan  
    Pemerintah Belanda
            Sebelum dijajah bangsa asing , Indonesia terdiri atas beberapa kerajaan yang merdeka. Diantara kerajaan-kerajaan itu ada yang kekuasaannya meliputi seluruh Nusantara , seperti kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.
            Kekayaan hasil alam Indonesia berupa rempah-rempah menarik bangsa asing untuk datang ke Indonesia. Seperti Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Jepang.
Portugis merupakan bangsa asing yang pertama masuk ke Indonesia . Mereka mendarat di kepulauan Maluku yang kaya rempah-rempah pada tahun 1511 dan akhirnya menguasai perdagangan di Pulau tersebut. Tak lama kemudian Bangsa Spanyol juga datang ke Maluku pada tahun 1521.
            Tahun 1596 , Belanda datang ke Indonesia , dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Mendarat di Kepulauan Banten, Jawa Barat. Mereka ingin menguasai perdagangan di tanah air kita. Kemudian Belanda mendirikan perkumpulan dagang yang disebut VOC ( Vereenigde Oost Indische Compagnie ) atau Perserikatan Dagang Hindia Timur.
Dari Banten, Belanda terus berusaha untuk meluaskan kekuasaannya sehingga berhasil menguasai Nusantara. Dengan cara menghasut dan memfitnah , bangsa Belanda dengan mudah berhasil mewujudkan keinginannya untuk menguasai wilayah Nusantara. Politik adu domba dijalankan oleh Belanda dengan memanfaatkan para raja dan pembantu dekat raja , sehingga terjadi konflik diantara mereka. Mereka juga tergiur dengan iming-iming harta dari kaum penjajah, tanpa menyadari bahwa kedatangan mereka tersebut akan menyengsarakan rakyatnya.

            2. Sistem Kerja Paksa dan Penarikan Pajak Yang Memberatkan Rakyat
            Kerja paksa pada masa penjajahan Belanda disebut Kerja Rodi. Rakyat Indonesia dipaksa bekerja Untuk membuat jalan raya dari Anyer sampai Panarukan tanpa mendapatkan upah. Proyek pembangunan jalan sepanjang 1000 km yang terbentang dari ujung Jawa Barat sampai Jawa Timur itu dipimpin oleh seorang Jendral Belanda yang bernama Daendels. Itulah sebab mengapa jalan tersebut di sebut dengan Jalan Daendels. Selama pembangunan jalan, banyak korban yang mati karena kelaparan , kehausan, atau karena dicambuk. Selain itu masih banyak kerja paksa yang dilakukan oleh Belanda, seperti membangun jembatan, menebang kayu dan pembuatan tempat-tempat pertahanan yang semuanya itu adalah untuk kepentingan penjajahan Belanda.
Disamping kewajiban kerja paksa, penjajah Belanda juga menerapkan sistem tanam paksa yang diciptakan oleh Van Den Bosch. Dalam sistem ini rakyat harus menyediakan sebagian tanahnya untuk ditanami tanaman-tanaman yang laku dijual di Eropa, seperti kopi, tembakau, tebu, dan lain-lain. Hasil tanaman ini harus diserahkan kepada pemerintahan Belanda untuk dibeli dengan harga yang telah ditetapkan. Tanah yang digunakan untuk tanam paksa dibebaskan dari pajak tanah. Bagi mereka yang tidak mempunyai tanah harus bekerja di kebun perusahaan pemerintah selama 65 hari tiap tahunnya. Karena ketidakadilan ini, sistem tanam paksa banyak mendapat kecaman dari bangsa Belanda itu sendiri.Salah satu kecaman ini datang adri Eduard Douwes Dekker, yang terkenal dengan nama samaran Multatuli. Pada tahun 1860 ia menulis buku yang berjudul “ Max Havelaar “ yang berisi lukisan penderitaan rakyat pada waktu itu.
Penjajah juga selalu berusaha memaksakan monopoli dagangnya dimana-mana dengan berbagai cara. Para pedagang Indonesia dilarang mengadakan hubungan dagang dengan bangsa lain selain Belanda.

3. Perjuangan Para Tokoh Daerah Untuk Mengusir Penjajah
A. Perjuangan Sultan Agung
            Adalah raja mataram yang paling terkenal. Untuk mengusir belanda, Sultan Agung mengerahkan 10.000 prajurit ke Batavia, namun serangan ini gagal. Sebab, Belanda mendapat bantuan dari daerah lain.
            Belajar dari kegagalan yang pertama , tahun 1629 Sultan Agung menyerang lagi, namun serangan ini pun mengalami kegagalan, karena belanda membakar gudang-gudang beras persediaan bahan makanan bagi prajurit mataram. Akibatnya prajurit mataram kekurangan bahan makanan dan terjangkit berbagai macam penyakit.
Walaupun telah 2 kali mengalami kegagalan , Sultan Agung telah menujukan kepada Belanda bahwa bangsa Indonesia tidak mau dijajah. Beliau berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara.

B. Perjuangan Pattimura
            Pattimura adalah pahlawan dari Maluku. Belannda menguras semua hasil alam yang dimiliki Kepulauan Maluku, seperti Rempah-rempah, akibatnya rakyat hidup sengsara dan menderita. Melihat hal itu Pattimura bangkit memimpin rakyat Maluku untuk mengusir Belanda. Pasukan Pattimura berhasil merebut benteng Duursted pada tanggal 16 Mei 1817. Dalam peristiwa ini menewaskan Residen Van Den Berg dan sebagai balasan atas kekalahannya ,Belanda mendatangkan bala bantuan yang lebih banyak dan dengan senjata lengkap untuk merebut benteng itu kembali.
Pattimura pantang menyerah dan tidak takut terhadap Belanda. Dengan bantuan seorang pahlawan putri yang bernama Kristina Matra Tiahahu, pattimura bersama rakyat berjuang terus untuk mengusir Belanda. Namun pattimura berhasil ditangkap oleh Belanda dan kemudian dibujuk untuk bekerjasama , namun ditolak dengan tegas. Akibat penolakan ini, Belanda memutuskan untuk menghukum gantung pattimura dan pattimurapun berkata dengan lantang : “ Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi pattimura-pattimura muda akan bangkit.”

C. Perjuangan Untung Suropati
            Wilayahnya dari Jawa Tengah sampai Jawa Timur. Perlawanan Untung Suropati dipicu oleh ketidak adilan dan penghianatan bangsa Belanda terhadap Bangsanya. Perlawanannya dimulai tahun 1686 di Jawa Barat, kemudian diteruskan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di jawa Tengah Untung Suropati mendapat bantuan dari Sunan Amangkurat II . Dikartasura, Untung suropati berhasil mengusir pasukan Belanda dan membunuh pimpinannya Kapten Tack. Setelah sebagian daerah Jawa Timur berhasil dikuasai, Untung Suropati kemudian mengangkat dirinya sebagai adipati Wiranegara. Pusat pemerintahannya di Bangil, Jawa Timur. Kedudukan Untung Suropati semakin kuat setelah Amangkurat III menggabungkan diri.
Tahun1706 dibantu pasukan Mataram, Belanda menyerang Bangil . Kota Bangil di pertahankan mati-matian, hingga banyak menimbulkan korban dari kedua belah pihak, termasuk Untung Suropati.
D. Perjuangan pangerandiponegoro
            Dengan segala siasat, belanda berhasil menanamkan pengaruhnya di kerajaan Mataram. Rakyat ditindas dengan beban berat seperti kerja rodi dan diberlakukannya bermacam-macam pajak. Kerajaan Mataram pun dipecah menjadi 4 kerajaan kecil yaitu Surakarta, Jogjakarta, Mangkunegara, dan Paku alaman. Cara hidup sebagian bangsawan Mataram sangat dipengaruhi oleh Belanda, sehingga menyimpang dari norma ajaran Islam.
            Melihat keadaan itu Rden Mas Ontowiryo(Pangeran Diponegoro) dari kasultanan Yogyakarta berkeinginan mengusir Belanda. Perang dimulaisetelah Belanda membuat jalan melalui makam leluhur Pangeran Diponegoro. Berlangsung tahun 1825-1830 dengan pusat pertahanan di Selarong. Pimpinan yang membantu pangeran Diponegoro dalam perang ini adalah pangeran Mangkubumi, Kiai Mojo, dan Sentot Pawirodirjo. Diponegoro menggunakan siasat perang gerilya. Siasat ini berhasil. Perang kemudian meluas kedaerah Banyumas, Kedu, Surakarta, Semarang, Demak, Grobogan, Rembang, dan Madiun.
Karena kualahan, Jendral De Kock melakukan suatu tipu muslihat denan cara menyerah. Belanda menyusun strategi untuk berpura-pura ingin melakukan perundingan untuk menangkap Pangeran Diponegoro. Perundingan dilaksanakan di Magelang, Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Menado yang kemudian dipindahkan ke Makasar sampai wafatnya tahun 1855.


E. perjuangan Tuanku Imam Bonjol
            Perlawanan rakyat di wilayah Minangkabau, Sumatra Barat, terhadap Belanda dipimpin oleh Imam Bonjol. Perlawananyang disebut juga perang Paderi ini berkobar mulai tahun 1821 -1837.
            Pada awalnya, perang Paderi terjadi karena adanya perselisihan antara kaum adat dan kaum Paderi. Kedua kaum tersebut tidak sepakat mengenai pelaksanaan ajaran Islam. Kaum Paderi berkehendak untuk melaksanakan ajaran Islam secara murni dan tidak tidak terpengaruh adat, sedangkan kaum adat berpendapat sebaliknya. Masing-masing golongan saling mempertahankan pendapatnya, sehingga pertikaian pun tidak terelakan lagi.
            Peristiwa ini merupakan kesempatan baik bagi Belanda untuk merebut Sumatra Barat, degan siasatnya yaitu politik adudomba. Belanda kemudian membantu pihak yang lemah,yaitu kaum adat,untuk menghadapi kaum Paderi.Kesua kaum itu sama-sama menyadari bahwa peristiwa ini hanya akan menguntungkan Belanda semata.Kaum Paderi dan Adat kemudian bersatu melakukan perlawanan terhadap Belanda.
            Namun sayang,akibat taktik licik belanda,Tuanku Imam Bonjol di tangkap.Beliau diasingkan ke Cianjur dan tidak lama kemudian dipindahkan ke Ambon dan Makasar sampai wafatnya.
F.Perjuangan pangeran Antasari
            Pangeran Antasari adalah pejuang dan pahlawan dari kalimantan.Bertepatan dengan penggantian tahta kerajaan, Belanda menghendaki Tamjid Illahi untuk naik tahta,hal ini untuk menguntungkan Belanda.Melihat hal ini kemudian rakyat mendekati Pangeran Hidayattulah yang lebih berhak menduduki tahta kerajaan.Belanda berusaha menyelesaikan permasalahan dengan cara kekerasan,akibatnya perlawanan rakyat mulai berkobar pada tauhun 1859 di bawah pimpinan Pangeran Hidayattulah.Namun Pangeran Hidayattulah tertangkap dan di asingkan di Cianjur.
            Pangeran Hidayattulah digantikan dengan Pangeran Antasari, Pangeran Antasari dan rakyat kalimantan mempertahankan wilayah kalimantan dengan mati-matian sampai tahun 1863.

G.Perjuangan rakyat Aceh
            Dimulai tahun 1873 terjadi karena Belanda ingin menguasai Aceh yang terlentak dipintu gerbang selat malaka.Letak Aceh sangat strategis untuk menguasai Nusantara.
            Serangan pertama Belanda di bawah pimpinan Jenderal Kohler berhasil di patahkan oleh pasukan rakyat Aceh yang dipimpin antara lain oleh Teuku Umar,Cut Nyak Dien, Teuku Cik Di Tiro, Panglima Polem dan Cut Mutia.Jenderal Kohler tewas dan prejutitnya kembali ke Batavia. Dengan segala taktik Belanda berhasil menguasai Kotaraja. Hendak menguasai daerah di luar kota, Jenderal Pel tewa dalam perang. Belanda menggunakan siasat kultur stelsel yang bersifat mempertahankan diri dalam benteng, namun gagal. Teuku Umar berhasil memperdayai Belanda denga cara menyerah dan kembali menyerang Belanda. Padatun 1899 Teuku gugur di medan perang sebagai pahlawan bangsa, namun perlawanan rakyat terus berkobar sampai tahun 1903.
H. perlawanan Sisingamangaraja XII dan Rakyat Batak
            Dipimpin oleh Raja Batak sisingamangaraja XII di daerah Tapanuli, tahun 1883-1907. Pada tahun 1907 Sisingamangaraja tertembak dan gugur, namun sesuai kepercayaan rakyat Batak rohnya dipercaya masih ada melawan penjajah Belanda, dan rakyat Batak dengan semangat melanjudkan perjuangan melawan Belanda

B. PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA
1. pendudukan Jepang di Indonesia
            Berakhirnya penjajahan Belanda tidak berarti berakhirnya masa  penjajahan di Indonesia. Setelah dijajah Belanda, Indonesia jatuh ketangan Jepang. Dengan tujuan mengaruk kekayaan alam di Indonesia.
            Pendudukan ini diawali dengan meletusnya perang dunia II tahun 1939.  Perang dunia II adalah perang antara blok negara sekutu melawan Jerman, Italia, dan Jepang. Blok negara sekutu terdiri atas, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Cina dan Belanda.
            Pada tahun 1941, Jepang berhasil merebut dan menduduki Malaysia, Hongkong, Filipina, dsn Singapura. Dari Singapura, bala tentara Jepang maju menyeerbu Indonesia yang waktu itu masih dijajah Belanda. Jepang berhasil merebut dan menduduki Indonesia. Pada tanggal 8 Maret 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang di kalijati, Purwakarta, jawa Barat.
            Pada bulan April 1942, pemerintah Jepang mengkampanyekan gerakan tiga A, yaitu:
-          Jepang cahaya Asia
-          Jepang pelindung Asia
-          Jepang pemimpin Asia
Namun gerakan ini tidak mendapat dukungan rakyat, lahirlah gerakan pemuda yang berhalauan kebangsaan bernama barisan banteng. Namun kemudian dibubarkan oleh Jepang karena tidak menguntungkan. Kemudian pemerintah Jepang mendirikan Pusat Tenaga Rakyat(putera). Jepang mengangkat 4 orang tokoh nasional(4 serangkai) yaitu Ir Sukarno, Drs Moh Hatta, Ki Hajar Dewntara, dan KH Masmansyur sebagai pemimpin. Empat serangkai tersebut bersedia menerima penunjukan dan pengangkatan Jepang, namun mereka mempunyai maksud dan jutuan yang berbeda dengan maksud dan tujuan Jepang. Empat serangkai ingin menggunakan putera sebagai wadah perjuangan bangsa indonesia bangsa Indonesia untuk mempersiapkan diri merebut kemerdekaan. Jepang tidak pernah merasakan sumbangan putera bagi kepentingannya, putera dibubarkan dan Jepang membentuk Jawa Hokokai(kebaktian rakyat Jawa).
            Jepang mulai digempur oleh sekutu dan menggerakkan para pemuda Indonesia untuk membantu para sekutu. Pemuda-pemuda yang dididik setang militer tersebut dihimpun dalam beerbagai organisasi seperti Seinenden(barisan pemuda), dan Keibodan(barisan pembantu polisi). Jepang juga membentuk tentara pembela tanah air(peta). Sebagai pemimpin peta Supriadi. Bnanyak para pemuda yagn memanfaatkan kesempatan belajar sebanyak-banyaknya dalam bidang kemiliteran untuk mempersiapkan diri menyongsong kemerdekaan tanah air.
2. Sebab dan Akibat Pengerahan Tenaga Romusha Oleh Jepang Terhadap Indonesia
            Jepang di zaman dahulu sangat berbeda dengan Jepang di zaman sekarang. Dahulu adalah penjajah yang sangat kejam bagi Indonesia, sekarang Jepang terkenal sebagai negara yang maju khususnya dibidang industri.
             Di masa pendudukan Jepang rakyat Indonesia sangat menderita karena Jepang lebih kejam dari Belanda. Jepang ingin mencari keuntungan negrinya sendiri. Hal ini mengakibatkan kesengsaraan bagi rakyat Indonesia, yakni makanan sulit didapat sehingga kelaparan terjadi dimana-mana, pakaian pun sulit didapat, rakyat pun terpaksa memakai kain yang terbuat dari kaurng goni. Semua kegiatan ditujukan untuk kepentingan Jepang. Rakyat dipaksa menanam tumbuhan jarak karna minyaknya digunakan pelumas mesin-mesin perang dan pesawat terbang Jepang.
            Seperti penjajah Belanda, Jepang pun menetapkan kerja paksa bagi Indonesia. Kerja paksa ini disebut romusha. Romusha dipakai karena Jepang ingin melindungi dirinya dari dari serangan sekutu dengan cara membangun benteng-benteng dan jalan-jalan. Akibatnya rakyat indonesia sangat menderita karena para romusha dipaksa bekerja tanpa upah. Bahka ada rakyat yang ditangkap dan dikirim untuk romusha ke luar jawa atau luar negeri. Rakyat yang dijadikan romudha tidak hanya laki-laki tapi juga perempuan. Banyak juga romusha yang jatuh sakit dan meninggal dunia. Penderitaan rakyat sangat berat. Sebagai romusha rakyat tidak ada bedanya dengan budak yang menerima perlakuan kejam dari penjajah.

C. TOKOH PENTING PERGERAKAN NASIONAL
            1. RADEN AJENG KARTINI
Lahir pada tanggal 21 April 1879 di Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. R.A Kartini merupakan putri dari Bupati Jepara yang bernama Sasraningrat. R.A Kartini adalah salah seorang diantara anak-anak yang beruntung bisa mengenyam pendidikan . Ia merupakan murid yang cerdas sehingga dapat menamatkan pelajarannya ditingkat SD. Namun sayangnya, RA Kartini dilarang melanjutkan pendidikannya ke sekolah menengah karena sesuai aturan yang ada, anak gadis yang berusia 12 tahun harus mulai dipingit dan tidak boleh keluar rumah. Larangan itu dipatuhi oleh Kartini dengan ikhlas karena rasa cinta dan hormatnya kepada orang tua. Walaupun dipingit, ia ingin agar perempuan Indonesia mendapatkan pendidikan yang tinggi . Ia berpendapat bahwa bangsa Indonesianya tidak akan maju apabila kaum perempuannya terbelakang. Cita-cita ini sering ditulis dalam surat-surat kartini yang dikirimkan kepada sahabatnya dinegara belanda. Surat-surat yang ditulis dalam bahasa Belanda itu kemudian dikumpulkan dan dibukukan oleh YH.Abendanon. selanjutnya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Armyn Pane dengan judul “ Habis Gelap Terbitlah Terang “.
RA Kartini bersama suaminya yaitu seorang Bupati di Rembang bernama Adipati Joyo Adiningrat mendirikan sekolah perempuan.
RA Kartini wafat pada tahun 1904 dan dimakamkan di Mantingan , Kabupaten Rembang , Jawa Tengah.

            2. DEWI SARTIKA
Dewi Sartika adalah seorang perempuan yang dilahirkan di Bandung, Jawa Barat. Seperti halnya kartini, Dewi Sartika juga bercita-cita mengangkat derajat kaum perempuan dan mencerdaskan bangsanya. Ia juga mendirikan sekolah untuk kaum perempuan. Dan berusaha keras mengangkat derajat kaum perempuan setingkat dengan kaum laki-laki.

            3. KI HAJAR DEWANTARA
Yang sebelumnya dikenal dengan nama Raden Mas Suwardi Suryaningrat, sebagai Bapak Pendidikan Indonesia.
Sejarah pendidikan beliau,setelah menamatkan Sekolah Dasar Belanda (ELS), beliau meneruskan ke STOVIA ( Sekolah Dokter Bumi Putera ). Beliau juga aktiv menulis untuk berbagai surat kabar, seperti Sedyotomo, Midden Java , De Express dan Utusan Hindia.
Pada tanggal 25 Desember 1912 , R.M. Suwardi Suryaningrat mendirikan Indische Partij (IP) bersama dengan Danudirja Setiabudi dan dr.Cipto Mangunkusumo. Kemudian pada tahun 1913 beliau ikut membentuk Komite Bumi Putera yang bertujuan menentang maksud pemerintah Belanda untuk merayakan 100 tahun bebasnya negara itu dari penjajahan Perancis. Tulisan beliau yang berjudul “ Als ik een Nederlander was “ ( Sekiranya Aku Seorang Belanda ), menyindir Pemerintah Belanda dengan sangat pedas sekali. Karena tulisan ini, beliau dibuang ke negeri Belanda pada bulan Agustus 1913. Masa pembuangan ini dimanfaatkan oleh RM Suwardi Suryaningrat untuk belajar mengenai pendidikan dan pengajaran sampai memperoleh Europeesche Akte ( Akta Guru Eropa ).
Setelah menamatkan sekolahnya, Ki Hajar Dewantara kembali ke Indonesia dan kemudian mendirikan Perguruan Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922.  Walaupun mendapat banyak ritangan dalam perjuangannya dibidang pendidikan , kegiatan Ki Hajar Dewantara  dalam dunia politik tetap berjalan. Tahun 1943, Ki Hajar Dewantara Ikut membentuk Putera dan menjadi salah seorang pemimpinnya bersama dengan Ir.Soekarno , Drs.Moh Hatta, dan KH Mas Mansyur. Karena pengalaman dan perjuangan beliau di bidang pendidikan, Ki Hajar sempat menjabat Menteri Pendidikan , Pengajaran dan Kebudayaan di zaman kemerdekaan. Pada tanggal 26 April 1959, Beliau wafat dan di makamkan di Yogyakarta.
            4. DOUWES DEKKER
Ernes Eugene Douwes Dekker atau lebih dikenal dengan nama Danudirja Setiabudi, Lahir di Pasuruan , Jawa Timur pada tanggal 8 Oktober 1879. Beliau merupakan campuran dari Belanda, Jerman , Perancis,dan jawa.
Beliau pemimpin harian De Express. Pada tahun 1912 bersama Suwardi Suryaningrat dan dr. Cipto Mangunkusuma mendirikan Indische Partij, partai politik pertama yang lahir di Indonesia.  Karena kegiatannya dalam komite Bumiputera , Danudirja Setiabudi dibuang ke negeri Belanda pada tahun 1913. Setelah lima tahun dalam pembuangan , Beliau kembali ke Indonesia dan mendirikan perguruan Ksatrian Institut. Kegigihan dalam perjuangannya menyebabkan beliau berulang kali dipenjarakan. Terakhir kali beliau dibuang kembali ke negeri Belanda setelah sebelumnya pada tahun 1941 dipenjarakan di Jakarta. Ketika perang Dunia II selesai, beliau pulang ke Indonesia secara diam-diam dan ikut membantu perjuangan kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, Danudirja Setyabudi diangkat sebagai Menteri Negara dalam kabinet Syahrir III dan menjadi penasihat delegasi RI dalam perundingan-perundingan dengan Belanda.
Beliau wafat dan di makamkan sebagai seorang muslim di Bandung pada tanggal 28 Agustus 1950
Read More …


Keragaman Suku Bangsa
1.   Bhinneka Tunggal Ika

Suku bangsa di Indonesia berjumlah lebih dari 100 suku bangsa. Wilayah Indonesia yang luas memengaruhi tingginya keanekaragaman bangsa Indonesia. Keragaman suku bangsa akan menentukan keragaman budaya bangsa Indonesia. Meskipun budaya bangsa kita sangat beraneka ragam, tetapi tetap satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia ”Bhinneka Tunggal Ika”, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu. Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna meskipun berbeda suku, budaya, agama, dan bahasa daerah, tetapi tetap satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika diambil dari kitab Sutasoma yang ditulis oleh Empu Tantular seorang Pujangga dari Kerajaan Majapahit. Kalimat selengkapnya berbunyi ”Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa”.

2.   Suku Bangsa di Indonesia

Di Indonesia banyak terdapat suku bangsa yang tersebar di pulau-pulauyang ada. Suku-suku bangsa tersebut di antaranya sebagai berikut.
1.     Pulau Sumatra: Aceh, Batak, Karo, Mandailing, Melayu, Lampung , Komering, dan Minangkabau.
2.     Pulau Jawa:Banten, Betawi, Badui, Jawa, Karimun,Madura, dan Tengger.
3.     Pulau Bali:Bali.
4.     Kepulauan Nusa Tenggara:Alor, Atoni, Adonara, Belu, Bima, Bodha,Damar, Dompu, Ende, Flores, Helong,Kupang, Larantuka, Lombok, Mambaro,dan Riung.
5.     Pulau Kalimantan :Abai, Adang, Banjar, Berusu, Bulungan, Busang, Dayak, Dusun, Melanau, Murik,Punan, dan Tabuyan.
6.     Pulau Sulawesi:Ampana, Bada, Bajo, Bobongko, Bugis, Gimpu, Kulawi, Lampu, Makassar, Parigi, Selayar, Toli-toli, dan Toraja.
7.     Kepulauan Maluku:Aru, Buru,  Galela, Kei, Loda, Moa, Seram, Tanibar, dan To Belo.
8.     Pulau Papua:Asmat, Anggi, Arguni, Biak, Bintuni, Dani, Jakui, Mapia, Mimika, Moni, Muyu, Senggi, Sentani, dan Waigeo.
Perbedaan suku bangsa wajib kita hargai dan hormati. Walaupun berbeda, jangan sampai menimbulkan perpecahan di antara kita. Dengan adanya perbedaan kita tetap dapat menjalin rasa persatuan dan kesatuan. Perbedaan menjadi kekuatan karena bangsa kita adalah bangsa yang besar. Sikap menghormati dan menghargai harus diciptakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun dalam masyarakat. Persatuan dalam keragaman sangat penting untuk menciptakan kedamaian.

B. Budaya Indonesia

Keragaman budaya bangsa Indonesia ada yang berbentuk religi/keagamaan, kesenian, bahasa daerah, rumah adat, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, dan peralatan hidup. Budaya daerah yang beraneka ragam merupakan budaya bangsa Indonesia. Oleh karena itu, budaya daerah merupakan akar budaya nasional yang perlu dikembangkan dan dilestarikan.

1.      Religi/Keagamaan

Upacara adat tiap suku bangsa di negara kita berbeda, termasuk upacara perkawinan, kematian, dan kelahiran yang dimilikinya. Di Bali ada upacara pembakaran mayat. Di daerah Toraja, Sulawesi Selatan ada juga upacara bagi orang yang telah meninggal, di arak ke tempat pemakamannya yang terletak di goa-goa di lereng gunung. Di daerah-daerah lain juga terdapat upacara menurut adat istiadat dan corak budaya setempat. Upacara-upacara adat sering menggunakan simbol-simbol adat, tari-tarian, dan bahasa daerah setempat sehingga menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Umpamanya, Suku Tengger di Jawa Timur terbiasa melakukan upacara Kasadha. Upacara tersebut juga disaksikan oleh wisatawan.

2.      Kesenian Daerah

Beberapa kesenian daerah misalnya dalam bentuk pertunjukan rakyat, lagu daerah, tarian daerah, dan alat musik tradisional merupakan bagian dari kesenian daerah yang dapat memperkaya budaya Indonesia.

a.      Pertunjukan Rakyat
Di Indonesia, pertunjukan seringkali dikaitkan dengan pelaksanaan upacara. Seni pertunjukan di Indonesia memiliki ciri khas di setiap daerah dan merupakan sebuah bentuk ungkapan budaya. Ketoprak dari Jawa Tengah, Ludruk dari Jawa Timur,  Topeng Cirebon dari Jawa Barat,  Lenong Betawi dari DKI Jakarta, Makyong dari Kepulauan Riau, Inong Rampak dari Aceh.

b.      Lagu Daerah

Setiap daerah di Indonesia memiliki lagu-lagu daerah, diantaranya:
  • Aceh (NAD): Bungong Jeumpa, Piso Surit
  • Sumatra Utara: Anju Ahu, Mariam Tomong
  • Sumatra Barat: Ayam Den Lapeh, Kampuang Nan Jauh Di Mato
  • Sumatra Selatan: Dek Sangke
  • Jambi: Injit-injit Semut
  • Bengkulu: Lalan Belek
  • Jawa Barat: Cing Cangkeling, Manuk Dadali
  • DKI Jakarta: Jali-jali, Kicir-kicir
  • Jawa Tengah: Gambang Suling, Gundul Pacul
  • Jawa Timur: Keraban Sape, Tandu Majeng
  • Bali: Mejangeran, Putri Ayu
  • Sulawesi Utara: Esa Mokan, O Ina Ni Keke
  • Sulawesi Selatan: Pakarena
  • Sulawesi Tengah: Tondok Kadindangku
  • Kalimantan Selatan: Paris Berantai
  • Kalimantan Timur: Indung-indung
  • Kalimantan Barat: Cik-Cik Periok
  • Kalimantan Tengah: Tumpi Wayu
  • Maluku:   Tanase, Oleh Sioh
  • Papua: Yamko Rambe Yamko
 c.       Tarian Daerah

Indonesia memiliki banyak tarian yang menampilkan gerakan yang indah. Sebagian dikenal sejak berabad-abad di antara rakyat jelata, yang lainnya berkembang di istana. Tari yang berakar dari tari adat misalnya tari Pendet dari Bali. Ada juga tari yang bersumber pada seni bela diri, seperti tari Alan Ambek dari Sumatra Barat.

d.      Alat Musik Daerah

Alat musik daerah digunakan untuk mengiringi tari-tarian adat dan lagu daerah. Berikut adalah gambar beberapa alat musik daerah. Gong dari Jawa Tengah, Kolintang dari Sulawesi Utara, Rebana dari DKI Jakarta,  Tifa dari Papua, Ketepang dari Kalimantan, Bonang dari Jawa Timur.

e.       Rumah Adat

Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah adatnya sendiri. Rumah adat di setiap daerah memiliki ciri yang khas sesuai Provinsi (Daerah)

f.       Pakaian Adat

Keanekaragamaan bangsa Indonesia termasuk di dalamnya adalah pakaian adat. Tiap suku bangsa yang ada di Indonesia memiliki pakaian adat. Pakaian tersebut biasa dipakai pada waktu upacara-upacara adat, misalnya kematian, perkawinan, kelahiran, dan kegiatan ritual dari masing-masing suku tersebut.

C. Kesatuan dalam Keragaman

1.   Menghargai Keragaman Budaya di Indonesia
Semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Penduduk Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa, budaya, dan terpencar dalam lokasi yang luas. Budaya daerah di Indonesia merupakan ciri khas masing-masing daerah. Kebudayaan daerah yang beraneka ragam memperkaya kebudayaan nasional. Kebudayaan adalah salah satu ciri khas suatu bangsa. Kita harus melestarikan dan bangga terhadap kebudayaan kita. Jangan mudah meniru kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa.

2.      Manfaat Kesatuan

Rasa dan sikap persatuan dan kesatuan bagi masyarakat Indonesia sangat diperlukan untuk mencapai kejayaan bangsa. Sikap persatuan akan dapat meringankan suatu permasalahan dan mempercepat selesainya suatu pekerjaan.
Read More …

Sifat Benda Padat, Cair, dan Gas

Benda-benda di alam semesta ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu benda padat, benda cair, dan benda gas. Setiap jenis benda mempunyai sifat yang membedakannya dari jenis benda lain. Bahkan sesama benda padat pun mempunyai sifat yang berbeda dari benda padat lain. 

Es krim mudah sekali mencair, apalagi jika berada di bawah terik matahari. Saat masih mengeras, es krim merupakan benda padat. Akan tetapi, ketika kena panas, es krim berubah menjadi benda cair. Jika es krim cair itu didinginkan, maka es krim akan mengeras kembali. Perubahan pada benda misalnya dari benda padat menjadi cair dan sebaliknya, disebut juga perubahan wujud.

Sifat-Sifat Benda Padat

  • Bentuk benda padat tidak dipengaruhi wadahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu sering menyaksikan bentuk benda padat berubah. Padahal yang sesungguhnya bentuk benda padat itu tidak mengikuti bentuk wadahnya. Benda padat tidak berubah bentuk jika hanya berpindah tempat. Misalnya saja, kacang goreng yang ada di piring. Demikian juga pensil, penghapus, dan plastisin tidak berubah bentuk jika dimasukkan ke kotak pensil.
  • Bentuk benda padat dapat diubah. Piring yang jatuh berserakan, kertas sobek, dan kacang tanah yang hancur setelah digerus, adalah contoh dari benda padat yang diubah. Contoh lainnya adalah plastisin, bentuk dari plastisin ini mudah sekali berubah. Perlakuan tertentu yang dilakukan oleh manusia pada berbagai benda padat itu disebut juga dengan gaya.
Sifat-Sifat Benda Cair

  • Bentuk benda cair mengikuti bentuk wadahnya. Bentuk minyak goreng dalam botol berubah jika dituang ke penggorengan. Demikian pula dengan air yang dituang ke botol, bentuk air seperti bentuk botol. Hal itu berarti bahwa bentuk benda cair mengikuti bentuk wadahnya.
  • Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar. Bentuk permukaan benda cair yang tenang berbeda dengan bentuk cair yang bergejolak, Hal itu terlihat pada wadah yang tembus pandang, walaupun wadahnya dimiringkan, permukaan benda cair yang tenang tetap datar. Bagaimanapun cara kamu memiringkannya, permukaan benda cair yang tenang selalu datar.
  • Benda cair mengalir ke tempat rendah. Hal ini dapat dilihat pada aliran air/selokan yang ada di rumahmu atau bahkan meungkin pada air terjun yang mengalir deras dan jatuh melalui tebing yang curam. Air terjun memberikan pemandangan yang menakjubkan.
  • Benda cair menekan ke segala arah. Air mempunyai tekanan. Semakin rendah tekanan air pada tempat itu maka semakin besar. Hal itu dapat dibuktikan dengan membuat air menjadi memancar. Pacaran air dari tempat lebih rendah tampak lebih jauh. Itulah sebabnya tembok dalam bendungan dibuat makin ke bawah makin tebal, hal ini untuk menahan tekanan air yang makin besar di bagian bawah.
  • Benda cair meresap melalui celah-celah kecil. Berbagai peristiwa meresapnya benda cair melalui celah-celah kecil terjadi dalam kehidupan sehari-hari itu disebutkapilaritas. Misalnya : minyak tanah meresap pada sumbu kompor atau sumbu lampu tempel.
 Sifat-Sifat Benda Gas

  • Benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya. Saat kita meniup balon, kita memasukkan udara ke dalam balon. Semakin kuat kita meniupnya, maka semakin banyak udara yang kita masukkan ke dalam balon. Akibat tiupan itu, balon mengembang. Udara mengisi seluruh ruang dalam balon. Hal ini berarti benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya.
  • Benda gas menekan ke segala arah. Balon dan kantong plastik mengembang ke seluruh bagian jika ditiup. Hal ini menunjukkan bahwa udara menekan ke segala arah.
  • Benda gas terdapat di segala tempat. Benda gas yang selalu ada di sekitar kita adalah udara. Di semua tempat ada udara. Bahkan wadah yang terlihat kosong pun ternyata berisi udara.
Perubahan Wujud Benda Padat, Cair, dan Gas

  1. Perubahan wujud benda padat menjadi benda cair. Tahukah kamu bahwa panas dapat menyebabkan perubahan wujud benda. Hal ini terjadi pada cokelat yang meleleh karena terkena panas tanganmu. Beberapa perubahan wujud benda terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Saat kita mengaduk gula pasir dalam teh panas, terjadi perubahan wujud. Setelah diaduk, butiran gula tidak tampak lagi. Gula pasir tidak hilang, tetapi gula pasir mengalami perubahan wujud.
  2. Perubahan wujud benda cair menjadi benda padat. Contohnya : jika kita memasukkan sekantong air ke dalam freezer, maka air akan berubah menjadi es. Air adalah benda cair, sedangkan es merupakan benda padat. Jadi, benda cair dapat berubah menjadi benda padat. Perubahan wujud ini disebut membeku.
  3. Perubahan wujud benda cair menjadi benda gas. Contohnya : ialah pada saat kita memasak air. Uap air mudah dilihat saat air panas dituang. Benda cair dapat berubah menjadi benda gas jika dipanaskan. Perubahan benda cair menjadi benda gas disebut menguap.
  4. Perubahan wujud benda gas menjadi benda cair. Contohnya : tutup gelas digunakan untuk menutup cangkir atau gelas yang berisi minuman panas, kamu akan melihat ada butiran air di situ. Butiran air itu berasal minuman panas yang menguap. Uap minuman bergerak ke atas mengenai tutup gelas. Perubahan wujud benda gas menjadi benda cair disebut mengembun atau kondensasi.
  5. Perubahan wujud benda padat menjadi benda gas. Perubahan wujud benda padat menjadi benda gas ini disebut menyublim. Contohnya dapat dilihat pada kamper. Kamper merupakan benda padat. Namun jika diletakkan pada udara terbuka, kamper lama-kelamaan akan habis. Kamper berubah menjadi gas yang menyebar di udara.
Gaya Mempengaruhi Benda

Gaya Mempengaruhi Gerak dan Bentuk Benda
Gaya yang diberikan ke sebuah objek atau benda mengakibatkan bebagai perubahan. Benda diam menjadi bergerak. Benda begerak menjadi bergerak makin pelas atau menjadi diam. Gaya juga dapat membuat benda bergerak menjadi berubah arah, benda bergerak makin cepat, atau bentuk benda menjadi berubah.
  1. Gaya mempengaruhi benda diam. Contohnya : dalam kegiatan sehari-hari banyak sekali contoh gaya yang menuebabkan benda diam menjadi bergerak. Kuda menarik delman. Jika tidak ditarik kuda, delman tetap diam. Tukang bakso mendorong gerobak setelah beberapa saat parkir di depan rumahmu. Kamu membuka pintu pagar dengan mendorongnya. Dengan bersemangat, kamu menendang bola di tengah lapang. Senin pagi kamu bertugas mengerek (menarik tali) benda dalam upacara. Jadi, dapat disimpulkan bahwa gaya mengakibatkan benda diam menjadi bergerak. Tanpa gaya, tidak akan ada gerakan.
  2.  Gaya mempengaruhi benda bergerak. Contohnya : hal ini terjadi pada bola yang menggelinding di lantai. Bola yang menggelinding di lantai datar lama-kelamaan akan berhenti. Hal itu terjadi karena timbulnya gesekan antara bola dan lantai. Gesekan akan memperlambat gerak benda. Bola yang menggelinding di lantai miring (menurun) tetap terus menggelinding. Di lantai miring, gaya mendorong benda lebih besar dari gesekan. Akibatnya, bola justru bergerak makin cepat. Jadi kesimpulannya yaitu gaya dapat mengakibatkan benda bergerak menjadi diam, bergerak makin cepat dan berubah arah.
  3. Gaya mempengaruhi bentuk benda. Contohnya : pada telur yang diketuk pelan ke tembok mungkin tidak pecah. Akan tetapi, jika diketuk kuat, telur pasti pecah. Bentuk telur menjadi berubah. Hal lainnya juga terjadi pada plastisin, jika plastisin tidak ditekan atai digulung, bentuknya tidak berubah. Akan tetapi, jika plastisin itu ditekan/digulung maka bentuknya akan berubah.
Pengaruh Gaya Terhadap Benda di dalam Air
Macam posisi benda di dalam air :
  • Terapung. Ada bagian benda yang berada di dalam air dan ada bagian benda yang muncul di permukaan. Misalnya : piring plastik, gayung, dan sterofoam terapung di air. Jika kita menekan benda-benda itu, maka seolah air menahannya. Air memang memberikan tekanan ke atas. Ini menunjukkan bahwa air memberikan gaya ke atas di dalam air.
  • Melayang. Semua bagian benda tercelup di air, tetapi tidak menyentuh dasar air. Misalnya : kapal selam kadang-kadang mengapung, melayang, dan kadang di dasar laut. Hal ini disebabkan karena kapal selam dapat mengatur banyaknya ait yang masuk ke badan kapal.
  • Tenggelam. Semua bagian benda tercelup di air dan benda menyentuh dasar air. Misalnya seorang anak yang tidak berenang, saat ia terjun ke kolam renang maka yang terjadi pasti ia akan tenggelam.
Read More …



A.
    CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
1.    Makhluk hidup memerlukan makananKita setiap hari memerlukan makan dan minum. Makanan berguna sebagai sumber energi (tenaga) untuk dapat melakukan kegiatan, bergerak, dan berkembang biak.Makanan manusia bersumber dari tumbuhan dan hewan,. Makanan hewan bersumber dari tumbuhan dan hewan lain. Sedangkan makanan tumbuhan berasal dari dalam tanah yang berupa air dan zat hara2.    Makhluk hidup bergerakSetiap makhluk hidup dapat bergerak. Ada makhluk hidup yang bergerak berpindah tempat, adapula makhluk hidup yang bergerak tidak berpindah tempat, misalnya tumbuhan.Manusia bergerak dengan menggunakan kaki, yaitu berjalan, berlari, melompat. Sehingga manusia dapat bergerak dan berpindah tempat.3.    Makhluk hidup tumbuhSetiap makhluk hidup mengalami pertumbuhan dari kecil menjadi besar dan lebih tinggi, misalnya manusia. Manusia lahir sebagai bayi, tumbuh sebagai anak-anak, kemudian remaja, dewasa, dan pada akhirnya menjadi tua. Secara umum, manusia setelah berusia 25 tahun tidak lagi mengalami pertumbuhan
4.
    Makhluk hidup bernafas
Salah satu ciri makhluk hidup adalah bernafas. Dengan bernafas, makhluk hidup dapat bertahan hidup. Ketika bernafas, makhluk hidup mengambil oksigen(zat asam) dan mengeluarkan zat asam arang (karbondioksida) serta uap air
5.
    Makhluk hidup berkembang biakBerkembang biak artinya bertambah banyak,. Tujuan makhluk hidup berkembang biak adalah untuk melestarikan jenisnya supaya tidak punah(tetap lestari)
6.
    Makhluk hidup peka terhadap rangsanganSesuatu yang ada di luar tubuh makhluk hidup merupakan rangsangan. Rangsangan dapat berupa cahaya, panas, bunyi, dingin, bau, sentuhan, gelap, dan terang.Makhluk hidup memiliki kemampuan menerima dan menanggapi rangsangan. Manusia dan hewan memiliki alat indra yang berfungsi untuk menerima dan menanggapi rangsangan. Contoh: mata menerima rangsang cahaya gelap, redup, dan terang. Telinga menerima rangsang suara atau bunyi.Tumbuhan tidak memiliki alat indra seperti manusia dan hewan,tetapi tumbuhan dapat menerima dan menanggapi rangsangan. Contoh: tanaman putri malu jika disentuh akan mengatupkan daunnya
B.
    KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUPMakhluk hidup membutuhkan beberapa faktor untuk memenuhi kelangsungan hidupnya. Manusia memerlukan makanan, udara, air dan tempat hidup. Hewan memerlukan makanan, udara, air dan tempat hidup. Tumbuhan memerlukan udara, air, sinar matahari, zat makanan, dan tempat hidup
1.
    MakananMakanan sangat diperlukan oleh setiap makhluk hidup. Makanan merupakan sumber energi/tenaga yang diperlukan untuk melakukan kegiatan, pertumbuhan, serta untuk mengatur proses dalam tubuh.
2.
    AirSelain makanan, kebutuhan makhluk hidup yang lain adalah air. Air didalam tubuh berguna untuk melarutkan zat makanan agar mudah diserap oleh tubuh. Air juga berguna untuk mengangkut sari-sari makanan, oksigen, dan karbondioksida di dalam tubuh. Selain itu, air juga digunakan manusia untuk mandi, minum, mencuci piring, mengepel lantai, dan menyiram bunga.
3.
    UdaraUdara merupakan unsur yang sangat penting bagi makhluk hidup karena digunakan untuk bernafas. Dalam udara terkandung berbagai macam gas, antara lain oksigen,karbon dioksida, dan hydrogen
4.
    Cahaya matahariMatahari merupakan sumber energi terbesar di bumi. Tanpa matahari, manusia, hewan, dan tumbuhan(makhluk hidup) akan musnah, karena tidak memperoleh energi/tenaga. Dengan cahaya matahari, bumi menjadi terang dan hangat. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari secara langsung untuk membuat makanan yang disebut fotosintesis
5.
    Tempat hidup/tempat tinggalTempat tinggal manusia, hewan, dan tumbuhan digunakan untuk hidup. Tempat hidup bagi makhluk hidup disebut habitat.Makhluk hidup ada yang hidup didarat dan ada yang hidup diair, misalnya manusia hidup/tinggal dirumah, di apartemen,. Sedangkan manusia primitive hidupnya di hutan

Read More …

Sponsors

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts